Sabaysa.com – Sepatu sudah terlihat bersih, tetapi ketika dibuka justru mengeluarkan bau tidak sedap? Masalah ini bisa membuat kurang percaya diri, terutama saat harus melepas sepatu di rumah teman, tempat ibadah, atau ruangan tertentu.

Bau sepatu sering muncul karena kaki berkeringat, bagian dalam sepatu terlalu lembap, atau sepatu digunakan berulang kali sebelum benar-benar kering. Keringat sendiri tidak selalu berbau kuat, tetapi kelembapan dan aktivitas mikroorganisme pada kulit maupun sepatu dapat memicu aroma yang mengganggu.

Kabar baiknya, ada beberapa cara menghilangkan bau sepatu yang bisa dilakukan tanpa harus langsung membeli produk mahal. Namun, cara yang paling tepat bergantung pada bahan sepatu dan sumber baunya.

Berikut delapan cara praktis untuk membantu mengatasi bau sepatu sekaligus mencegahnya kembali.

1. Keringkan Sepatu Setelah Digunakan

Langkah pertama untuk mengatasi sepatu bau adalah mengurangi kelembapan di bagian dalamnya.

Sepatu yang dipakai seharian dapat menyimpan keringat, terutama di area ujung jari dan sol bagian dalam. Jika langsung disimpan di lemari tertutup, kelembapan tersebut akan bertahan lebih lama dan membuat bau semakin sulit dihilangkan.

Cara melakukannya:

  • Lepaskan tali sepatu agar bagian dalam lebih terbuka.
  • Keluarkan sol dalam jika memang bisa dilepas.
  • Letakkan sepatu di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik.
  • Biarkan sepatu kering sepenuhnya sebelum disimpan.
  • Hindari menumpuk sepatu yang masih basah.

Tidak semua sepatu cocok dijemur langsung di bawah matahari. Panas berlebihan dapat merusak lem, warna, atau bahan tertentu. Ikuti petunjuk perawatan dari produsen sepatu.

2. Gunakan Baking Soda untuk Membantu Mengurangi Bau

Baking soda atau soda kue sering digunakan sebagai bahan rumah tangga untuk membantu mengurangi bau tidak sedap.

Untuk sepatu yang sesuai, baking soda dapat digunakan dengan hati-hati sebagai salah satu pilihan sederhana. Namun, bahan ini bukan pengganti proses pengeringan dan pembersihan.

Cara menggunakan baking soda:

  1. Pastikan sepatu dalam keadaan kering.
  2. Masukkan sedikit baking soda ke dalam kantong kain tipis atau kantong berpori yang tertutup rapat.
  3. Letakkan kantong tersebut di dalam sepatu.
  4. Biarkan selama beberapa jam atau semalaman.
  5. Keluarkan kantong sebelum sepatu digunakan kembali.

Cara ini membantu menghindari bubuk menempel langsung pada bagian dalam sepatu.

Hindari penggunaan baking soda secara langsung pada bahan yang sensitif tanpa melakukan pengujian terlebih dahulu. Residu bubuk bisa sulit dibersihkan, terutama pada bahan tertentu.

3. Bersihkan Sol Dalam Sepatu

Terkadang, sumber bau paling kuat bukan berasal dari bagian luar sepatu, melainkan sol dalam yang bersentuhan langsung dengan kaki.

Keringat, minyak kulit, dan kotoran dapat menumpuk pada permukaan tersebut. Jika sol dalam dapat dilepas dan dibersihkan, langkah ini bisa membantu mengurangi bau.

Cara membersihkannya:

  • Periksa petunjuk perawatan sepatu.
  • Lepaskan sol dalam jika memang dirancang untuk dilepas.
  • Bersihkan menggunakan metode dan produk yang sesuai dengan bahannya.
  • Bilas jika petunjuk produk mengharuskannya.
  • Keringkan secara menyeluruh sebelum memasangnya kembali.

Jangan merendam seluruh sepatu jika produsen tidak menyarankannya. Sepatu berbahan kulit, suede, atau bahan dengan perekat tertentu bisa rusak jika terkena terlalu banyak air.

Jika sol dalam sudah rusak atau baunya tidak hilang setelah dibersihkan, pertimbangkan untuk menggantinya dengan sol baru yang sesuai.

4. Gunakan Kertas untuk Membantu Menyerap Kelembapan

Jika sepatu basah akibat hujan atau keringat, bahan penyerap dapat membantu mengurangi kelembapan di bagian dalam.

Kertas polos yang tidak mudah luntur bisa digunakan untuk membantu menyerap sebagian air. Pilih bahan yang aman untuk sepatu karena tinta pada kertas tertentu dapat meninggalkan noda.

Cara melakukannya:

  1. Lepaskan tali sepatu dan sol dalam jika memungkinkan.
  2. Masukkan kertas secara longgar ke bagian dalam sepatu.
  3. Jangan memadatkannya terlalu rapat karena dapat menghambat aliran udara.
  4. Ganti kertas ketika sudah terasa lembap.
  5. Setelah itu, angin-anginkan sepatu sampai kering.

Untuk sepatu berwarna terang atau berbahan sensitif, gunakan kertas polos yang tidak mudah mentransfer warna.

Cara ini terutama membantu mengurangi kelembapan. Jika sepatu sudah kotor atau baunya tetap bertahan, pembersihan yang sesuai tetap diperlukan.

5. Jangan Memakai Sepatu yang Sama Setiap Hari

Memakai sepatu yang sama setiap hari dapat membuat bagian dalamnya tidak memiliki cukup waktu untuk mengering.

Kondisi tersebut lebih mudah terjadi jika kamu banyak berjalan, bekerja di luar ruangan, atau memiliki kaki yang mudah berkeringat.

Salah satu cara sederhana untuk mengurangi bau adalah memberikan waktu istirahat pada sepatu.

Coba lakukan kebiasaan berikut:

  • Gunakan dua pasang sepatu secara bergantian jika memungkinkan.
  • Keringkan sepatu setelah dipakai.
  • Lepaskan sol dalam setelah penggunaan jika petunjuk perawatan mengizinkan.
  • Simpan sepatu di tempat dengan sirkulasi udara yang baik.
  • Hindari memasukkan sepatu lembap ke dalam kotak tertutup.

Kamu tidak harus memiliki banyak pasang sepatu. Yang terpenting adalah memastikan sepatu yang digunakan sudah cukup kering sebelum dipakai kembali.

6. Ganti Kaus Kaki Setiap Hari

Bau sepatu juga bisa berkaitan dengan kebiasaan menggunakan kaus kaki yang lembap atau sudah dipakai berulang kali.

Kaus kaki menyerap keringat dan membantu mengurangi gesekan antara kulit kaki dengan sepatu. Namun, ketika kaus kaki tetap lembap terlalu lama, bau dapat muncul dan berpindah ke bagian dalam sepatu.

Cara mencegahnya:

  • Gunakan kaus kaki bersih setiap hari.
  • Ganti kaus kaki jika sudah sangat basah oleh keringat.
  • Pilih bahan yang nyaman dan membantu mengelola kelembapan.
  • Cuci kaus kaki setelah digunakan.
  • Pastikan kaus kaki benar-benar kering sebelum disimpan.

Jika kaki sangat mudah berkeringat, membawa sepasang kaus kaki cadangan dapat membantu, terutama ketika beraktivitas sepanjang hari.

Jangan lupa mengeringkan kaki setelah mandi, khususnya di sela-sela jari, sebelum mengenakan kaus kaki.

7. Jaga Kebersihan Kaki

Sepatu yang terus-menerus bau terkadang berkaitan dengan kondisi kaki, bukan hanya sepatu itu sendiri.

Keringat, kelembapan di sela jari, dan pertumbuhan mikroorganisme dapat menyebabkan bau. Jika kulit kaki juga terasa gatal, mengelupas, pecah-pecah, atau memerah, ada kemungkinan masalah kulit seperti kutu air.

Kebiasaan yang bisa dilakukan:

  1. Cuci kaki menggunakan sabun dan air.
  2. Bilas dengan baik.
  3. Keringkan terutama di sela-sela jari.
  4. Gunakan kaus kaki bersih.
  5. Pastikan sepatu tidak lembap sebelum dipakai.

Jika kaki sering berkeringat, produk antiperspiran khusus kaki dapat menjadi pilihan sesuai petunjuk penggunaan. Hindari menggunakan bahan kimia rumah tangga atau pewangi yang tidak dirancang untuk kulit.

Jika bau disertai gatal yang menetap, luka, nyeri, atau kulit yang semakin meradang, konsultasikan dengan tenaga kesehatan.

8. Simpan Sepatu di Tempat yang Kering

Setelah sepatu bersih dan kering, perhatikan tempat penyimpanannya.

Sepatu yang disimpan di lemari tertutup dalam keadaan lembap dapat kembali berbau. Hal ini terutama mungkin terjadi jika lemari berada dekat kamar mandi, dinding yang rembes, atau ruangan dengan ventilasi buruk.

Cara menyimpan sepatu dengan benar:

  • Pastikan sepatu kering sebelum disimpan.
  • Berikan ruang antarsepatu agar udara dapat mengalir.
  • Bersihkan rak sepatu secara berkala.
  • Jangan langsung menutup sepatu basah di dalam kotak.
  • Gunakan penyerap kelembapan yang sesuai jika diperlukan.

Jika rak sepatu mengeluarkan bau apek, bersihkan rak dan periksa apakah ada kebocoran atau kelembapan di sekitarnya. Menambahkan pewangi saja tidak akan menyelesaikan sumber bau jika area penyimpanan masih lembap.

Cara Menghilangkan Bau Sepatu Berdasarkan Bahannya

Tidak semua sepatu bisa dibersihkan dengan cara yang sama. Sebelum menggunakan bahan tertentu, periksa petunjuk perawatan dari produsen.

Sepatu olahraga berbahan kain

Bersihkan sesuai petunjuk, lalu keringkan dengan aliran udara yang baik. Perhatikan sol dalam karena bagian tersebut sering menyimpan keringat.

Sepatu kulit

Gunakan pembersih khusus kulit dan hindari merendamnya. Air berlebihan dapat merusak tekstur dan lapisan kulit.

Sepatu suede

Gunakan sikat dan produk khusus suede. Hindari membasahinya secara berlebihan karena dapat meninggalkan noda atau mengubah teksturnya.

Sepatu kanvas

Bersihkan sesuai petunjuk perawatan. Pastikan sepatu kering menyeluruh sebelum disimpan.

Jika ragu, lakukan pengujian pada bagian kecil yang tidak terlihat terlebih dahulu. Jangan menggunakan pemutih atau bahan kimia keras sembarangan karena dapat merusak bahan dan mengubah warna sepatu.

Bahan yang Sebaiknya Tidak Digunakan Sembarangan

Ada beberapa cara yang sering dicoba untuk menghilangkan bau sepatu, tetapi perlu kehati-hatian.

Parfum langsung ke bagian dalam sepatu

Parfum mungkin menutupi bau untuk sementara, tetapi tidak menghilangkan sumber kelembapan atau kotoran. Kandungan alkohol dan pewangi juga dapat memengaruhi bahan tertentu.

Pemutih rumah tangga

Produk ini tidak cocok untuk semua bahan sepatu dan dapat menyebabkan perubahan warna atau kerusakan.

Panas berlebihan

Mengeringkan sepatu dengan suhu tinggi atau menempatkannya terlalu dekat dengan sumber panas dapat merusak lem dan bentuk sepatu.

Mencampurkan bahan pembersih

Jangan mencampurkan produk pembersih berbeda, khususnya pemutih klorin dengan cuka atau amonia, karena dapat menghasilkan gas berbahaya.

Pilih metode yang sederhana, sesuai bahan sepatu, dan tidak menimbulkan risiko kerusakan.

Kapan Bau Sepatu Perlu Diperiksa Lebih Lanjut?

Jika sepatu terus mengeluarkan bau meskipun sudah dibersihkan dan dikeringkan dengan benar, periksa kondisi sol dalam, lapisan bagian dalam, serta tempat penyimpanannya.

Bila sepatu memiliki bercak jamur, tangani secara hati-hati dan ikuti petunjuk pembersihan bahan tersebut. Jangan menggunakannya sebelum dibersihkan dan dikeringkan dengan benar.

Jika bau kaki sangat kuat dan disertai gatal, kulit mengelupas, luka, atau perubahan pada kuku, mintalah saran tenaga kesehatan. Gejala tersebut dapat menandakan masalah kulit yang membutuhkan penanganan khusus.

Kesimpulan

Cara menghilangkan bau sepatu yang membandel tidak selalu harus menggunakan produk mahal. Langkah pertama adalah mengurangi kelembapan, membersihkan bagian yang menjadi sumber bau, mengganti kaus kaki secara teratur, dan menyimpan sepatu di tempat yang kering.

Baking soda dalam kantong berpori, kertas penyerap kelembapan, dan pembersihan sol dalam dapat membantu pada kondisi tertentu. Namun, hasil terbaik bergantung pada bahan sepatu dan penyebab baunya.

Mulailah dengan kebiasaan sederhana: keringkan sepatu setelah digunakan dan jangan memakai kembali sepatu yang masih lembap. Dengan perawatan yang tepat, sepatu bisa lebih nyaman dipakai dan tidak mudah berbau.