Sabaysa.com – Kulkas merupakan salah satu peralatan rumah tangga yang hampir selalu digunakan setiap hari. Selain membantu menjaga makanan tetap segar, kulkas juga memudahkan kita menyimpan sayuran, buah-buahan, daging, dan berbagai bahan makanan lainnya.

Namun, pernahkah Anda membuka kulkas lalu mencium bau tidak sedap meskipun semua makanan terlihat masih baik?

Masalah ini cukup umum terjadi. Bau tak sedap bisa muncul karena makanan yang sudah terlalu lama disimpan, tumpahan cairan, wadah makanan yang tidak tertutup rapat, atau saluran pembuangan yang kotor.

Jika dibiarkan, bau tersebut dapat mengganggu kenyamanan dan membuat makanan lain ikut terpengaruh aromanya.

Lalu, bagaimana cara menghilangkan bau tak sedap di kulkas dengan mudah? Tidak perlu langsung membeli pengharum khusus. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan menggunakan bahan yang tersedia di rumah.

Bagaimana Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas?

Berikut tujuh cara yang bisa Anda coba untuk membantu menghilangkan sumber bau dan menjaga kulkas tetap bersih.

1. Keluarkan Makanan yang Sudah Tidak Layak Disimpan

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memeriksa semua makanan di dalam kulkas. Bau tidak sedap sering kali berasal dari bahan makanan yang sudah terlalu lama disimpan atau mulai mengalami pembusukan.

Sayuran yang membusuk, buah yang terlalu matang, dan sisa makanan yang terlupakan bisa menjadi sumber bau menyengat.

Untuk mengatasinya, lakukan beberapa hal berikut:

  • Periksa kondisi sayuran, buah-buahan, dan bahan makanan lainnya.
  • Buang makanan yang sudah berjamur atau menunjukkan tanda kerusakan.
  • Periksa tanggal penyimpanan dan kondisi sisa makanan.
  • Jangan mencicipi makanan yang dicurigai sudah rusak hanya untuk memastikan keamanannya.

Jika menemukan makanan yang mengeluarkan bau menyengat, segera keluarkan dari kulkas. Bersihkan bagian rak yang terkena cairan atau sisa makanan tersebut.

Perlu diingat, makanan yang terlihat normal belum tentu selalu aman dikonsumsi. Ikuti aturan penyimpanan makanan dan jangan mengandalkan bau saja untuk menentukan apakah makanan masih layak dimakan.

2. Bersihkan Rak dan Dinding Bagian Dalam Kulkas

Setelah memeriksa makanan, langkah berikutnya adalah membersihkan bagian dalam kulkas. Tumpahan susu, kuah makanan, atau cairan dari daging mentah dapat meninggalkan bau jika tidak segera dibersihkan.

Anda bisa menggunakan air hangat dan sedikit sabun pencuci piring untuk membersihkan permukaan yang kotor.

Berikut langkah-langkahnya:

  • Keluarkan makanan dan simpan sementara dengan aman.
  • Lepaskan rak atau laci yang memang dapat dilepas sesuai petunjuk produsen.
  • Bersihkan rak menggunakan air dan sabun.
  • Lap dinding bagian dalam dengan kain bersih yang lembap.
  • Keringkan seluruh bagian sebelum memasukkan makanan kembali.

Jangan menggunakan bahan pembersih yang terlalu keras atau beraroma menyengat tanpa memastikan bahwa produk tersebut aman untuk permukaan yang bersentuhan dengan makanan.

Hindari pula mencampurkan berbagai bahan pembersih, terutama pemutih dengan cuka atau produk yang mengandung amonia, karena dapat menghasilkan gas berbahaya.

Jika bau berasal dari tumpahan makanan, membersihkan sumbernya biasanya jauh lebih efektif daripada sekadar menambahkan pengharum.

3. Gunakan Baking Soda untuk Membantu Menyerap Bau

Baking soda merupakan salah satu bahan yang sering digunakan untuk membantu mengurangi bau tidak sedap di dalam kulkas.

Bahan ini dapat membantu menetralkan sebagian senyawa penyebab bau sehingga aroma tidak sedap tidak terlalu menyengat.

Cara menggunakannya cukup sederhana.

  • Siapkan wadah kecil yang bersih dan kering.
  • Masukkan beberapa sendok baking soda.
  • Letakkan wadah di bagian kulkas yang stabil dan tidak mudah tumpah.
  • Ganti baking soda secara berkala sesuai kebutuhan.

Pastikan wadah tidak mudah terguling dan baking soda tidak bersentuhan langsung dengan makanan.

Perlu diketahui bahwa baking soda bukan pengganti kegiatan membersihkan kulkas. Jika sumber bau berasal dari makanan busuk atau cairan yang menempel pada rak, sumber tersebut tetap harus dibersihkan terlebih dahulu.

Dengan menggabungkan pembersihan rutin dan penggunaan baking soda, bau tak sedap dapat lebih mudah dikendalikan.

4. Simpan Makanan dalam Wadah Tertutup Rapat

Pernah menyimpan ikan, durian, bawang, atau makanan berbumbu di dalam kulkas lalu aromanya menyebar ke seluruh bagian?

Hal ini dapat terjadi ketika makanan disimpan tanpa penutup yang memadai.

Aroma dari makanan tertentu dapat menyebar dan menempel pada bagian dalam kulkas, terutama jika makanan tersebut disimpan dalam waktu lama.

Untuk mencegahnya, biasakan menyimpan makanan dengan cara berikut:

  • Gunakan wadah makanan yang bersih dan tertutup rapat.
  • Simpan sisa makanan dalam wadah yang sesuai untuk makanan.
  • Tutup bahan makanan beraroma tajam dengan baik.
  • Beri label tanggal penyimpanan jika diperlukan.
  • Hindari menumpuk makanan hingga sirkulasi udara di dalam kulkas terhambat.

Selain membantu mengurangi penyebaran bau, wadah tertutup juga dapat melindungi makanan dari kontaminasi silang.

Untuk daging, ikan, dan bahan mentah lainnya, gunakan wadah yang tidak mudah bocor. Simpan bahan tersebut sesuai petunjuk keamanan pangan agar cairannya tidak menetes ke makanan lain.

Kebiasaan sederhana ini dapat membuat kulkas lebih rapi dan memudahkan Anda menemukan bahan makanan yang dibutuhkan.

5. Manfaatkan Cuka untuk Membersihkan Permukaan yang Kotor

Cuka putih sering digunakan dalam pekerjaan rumah tangga, termasuk untuk membantu membersihkan sebagian jenis kotoran dan mengurangi bau pada permukaan tertentu.

Jika ingin mencobanya, gunakan cuka putih yang sesuai untuk keperluan rumah tangga dan perhatikan petunjuk penggunaan pada produk.

Cara yang dapat dilakukan:

  • Pastikan kulkas dalam keadaan aman untuk dibersihkan.
  • Gunakan kain bersih yang sedikit dibasahi larutan cuka dan air.
  • Lap permukaan yang sesuai, seperti bagian rak yang tahan terhadap bahan tersebut.
  • Setelah selesai, lap kembali menggunakan kain bersih yang lembap.
  • Keringkan permukaan sebelum kulkas digunakan kembali.

Sebaiknya uji terlebih dahulu pada bagian kecil yang tidak mencolok dan periksa petunjuk produsen kulkas. Jangan menggunakan cuka pada permukaan yang tidak kompatibel dengan bahan asam.

Penting: Jangan pernah mencampurkan cuka dengan pemutih atau pembersih lain. Campuran tersebut dapat menghasilkan gas berbahaya.

Jika kulkas hanya mengeluarkan bau ringan, membersihkan permukaan dengan air dan sabun lembut mungkin sudah cukup. Cuka bukan bahan yang wajib digunakan.

6. Periksa Karet Pintu dan Saluran Pembuangan

Bau tidak sedap terkadang tetap muncul meskipun semua makanan sudah dikeluarkan dan rak kulkas dibersihkan.

Salah satu penyebab yang mungkin terlewat adalah bagian karet pintu atau saluran pembuangan.

Karet pintu dapat menjadi tempat menumpuknya remah makanan dan kotoran. Sementara itu, saluran pembuangan yang tersumbat atau kotor dapat menyebabkan air menggenang dan menimbulkan bau.

Berikut hal yang bisa Anda lakukan:

  • Periksa lipatan karet di sekeliling pintu.
  • Bersihkan kotoran menggunakan kain lembut yang sedikit lembap.
  • Perhatikan apakah ada cairan atau kotoran yang menumpuk di bagian bawah kulkas.
  • Periksa petunjuk produsen sebelum membersihkan saluran pembuangan.

Jangan menusuk saluran dengan benda tajam karena dapat merusak komponen kulkas. Jika saluran tersumbat atau bau berasal dari bagian yang sulit dijangkau, mintalah bantuan teknisi.

Kebersihan bagian-bagian kecil ini sering kali terlupakan, padahal dapat berpengaruh terhadap kondisi kulkas secara keseluruhan.

7. Atur Suhu dan Bersihkan Kulkas Secara Berkala

Menjaga kebersihan kulkas tidak cukup dilakukan hanya ketika bau sudah muncul. Anda juga perlu memastikan suhu penyimpanan sesuai dan membersihkan kulkas secara rutin.

Untuk keamanan makanan, suhu kulkas sebaiknya dijaga pada 4°C atau lebih rendah. Gunakan termometer kulkas jika pengaturan suhu pada perangkat tidak menunjukkan suhu aktual secara jelas.

Selain itu, lakukan kebiasaan berikut:

  • Segera bersihkan tumpahan makanan.
  • Periksa bahan makanan secara berkala.
  • Hindari memasukkan makanan panas dalam jumlah besar sekaligus.
  • Jangan memenuhi kulkas hingga menghambat sirkulasi udara.
  • Bersihkan rak dan laci ketika terlihat kotor.

Suhu yang tepat membantu memperlambat pertumbuhan mikroorganisme, tetapi tidak membuat makanan aman disimpan tanpa batas waktu.

Jika kulkas sudah dibersihkan tetapi bau tetap kuat, terutama jika disertai genangan air atau gangguan pendinginan, periksa petunjuk produsen atau hubungi teknisi.

Tips agar Kulkas Tetap Segar Lebih Lama

Setelah bau berhasil dikurangi, langkah berikutnya adalah mencegah masalah yang sama terulang kembali.

Anda tidak perlu membersihkan seluruh kulkas setiap hari. Cukup lakukan pemeriksaan ringan secara rutin dan segera tangani makanan atau cairan yang berpotensi menimbulkan bau.

Biasakan menyimpan makanan dalam wadah tertutup, memberi label tanggal pada sisa makanan, serta mengatur bahan makanan agar mudah terlihat.

Anda juga bisa membuat jadwal sederhana untuk memeriksa isi kulkas setiap minggu. Dengan begitu, makanan yang sudah lama tersimpan dapat segera diperiksa sebelum terlupakan.

Jika menggunakan bahan penyerap bau seperti baking soda, ingatlah bahwa bahan tersebut hanya membantu mengurangi aroma. Kebersihan kulkas dan penanganan makanan yang benar tetap menjadi hal utama.

Itulah 7 Cara Menghilangkan Bau Tak Sedap di Kulkas

Bau tak sedap di kulkas dapat muncul akibat makanan yang rusak, tumpahan cairan, wadah yang tidak tertutup rapat, atau bagian kulkas yang kotor.

Untuk mengatasinya, mulailah dengan menemukan sumber bau, membuang makanan yang sudah tidak layak, dan membersihkan rak serta bagian dalam kulkas.

Anda juga dapat menggunakan baking soda untuk membantu mengurangi aroma tidak sedap, menyimpan makanan dalam wadah tertutup, serta memeriksa karet pintu dan saluran pembuangan.

Yang tidak kalah penting, jaga suhu kulkas tetap sesuai dan lakukan pemeriksaan secara berkala.

Dengan kebiasaan sederhana tersebut, kulkas dapat tetap bersih, makanan lebih terjaga, dan bau tidak sedap lebih mudah dicegah.