Resep Bakwan Sayur Renyah yang Tidak Cepat Lembek
Haloo.. Assalamu’alaikum sobat, Bakwan sayur termasuk gorengan yang hampir selalu mudah ditemukan di rumah maupun penjual gorengan. Bahannya sederhana, cara membuatnya juga tidak sulit. Namun, ada satu masalah yang sering terjadi: bakwan memang renyah ketika baru diangkat, tetapi beberapa saat kemudian berubah menjadi lembek.
Ternyata, membuat bakwan yang renyah tidak hanya bergantung pada banyaknya tepung. Perbandingan tepung dan air, jenis sayuran, sampai suhu minyak ketika menggoreng ikut menentukan hasil akhirnya.
Resep berikut menggunakan bahan yang mudah ditemukan di dapur. Adonannya dibuat cukup sederhana dengan sayuran yang diiris tipis, kemudian digoreng dalam minyak panas sampai bagian luarnya garing dan bagian dalamnya tetap terasa lembut.
Bahan-Bahan Bakwan Sayur
Untuk sekitar 12–15 buah bakwan, siapkan:
- 150 gram tepung terigu
- 2 sendok makan tepung beras
- 1 buah wortel ukuran sedang
- 100 gram kol
- 1 batang daun bawang
- 2 batang seledri
- 2 siung bawang putih
- 3 butir bawang merah
- 1/2 sendok teh merica bubuk
- 1/2 sendok teh ketumbar bubuk
- 3/4 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk, jika suka
- 180–200 ml air
- Minyak goreng secukupnya
Jumlah air tidak harus langsung digunakan semuanya. Tuangkan sedikit demi sedikit sampai mendapatkan kekentalan adonan yang pas.
Cara Membuat Bakwan Sayur
1. Siapkan sayuran
Kupas wortel kemudian iris tipis memanjang atau potong bentuk korek api.
Iris kol tipis-tipis. Daun bawang dan seledri juga diiris kecil.
Usahakan sayuran tidak dipotong terlalu tebal. Sayuran yang terlalu besar membuat bakwan lebih sulit matang merata dan adonan bisa menjadi terlalu basah.
Setelah semuanya dipotong, sisihkan.
2. Haluskan bumbu
Haluskan bawang putih dan bawang merah.
Kalau ingin cara yang lebih praktis, kedua bahan tersebut juga bisa diparut atau diulek sampai halus.
Bumbu yang dihaluskan membuat rasa bawang lebih merata pada adonan dibandingkan jika hanya dicincang kasar.
3. Buat adonan
Masukkan tepung terigu dan tepung beras ke dalam wadah.
Tambahkan bumbu halus, merica, ketumbar, garam, serta kaldu bubuk jika digunakan.
Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil diaduk.
Jangan langsung menuangkan seluruh air karena setiap tepung bisa menyerap air dengan jumlah yang sedikit berbeda.
Adonan yang baik tidak terlalu encer. Ketika diambil menggunakan sendok, adonan masih menempel dan tidak langsung jatuh seperti air.
4. Masukkan sayuran
Masukkan wortel, kol, daun bawang, dan seledri ke dalam adonan.
Aduk sampai semua sayuran terlapisi adonan.
Pada tahap ini, perhatikan teksturnya. Jika adonan terlihat terlalu encer setelah sayuran dimasukkan, tambahkan sedikit tepung terigu. Sebaliknya, jika terlalu kental, tambahkan sedikit air.
Jangan membuat adonan terlalu banyak tepung karena bakwan bisa menjadi keras.
5. Panaskan minyak
Gunakan minyak yang cukup banyak agar bakwan bisa terendam sebagian ketika digoreng.
Panaskan minyak dengan api sedang.
Minyak harus benar-benar panas sebelum adonan dimasukkan. Untuk mengetesnya, ambil sedikit adonan lalu masukkan ke minyak. Jika langsung muncul gelembung dan adonan mulai mengapung, minyak sudah cukup panas.
Jangan menggunakan api terlalu besar karena bagian luar bakwan bisa cepat kecokelatan sementara bagian dalam belum matang.
6. Goreng bakwan
Ambil satu sendok sayur adonan.
Masukkan ke dalam minyak panas, kemudian ratakan sedikit menggunakan bagian belakang sendok.
Jangan memasukkan terlalu banyak bakwan sekaligus. Wajan yang terlalu penuh akan membuat suhu minyak turun dan hasil gorengan cenderung menyerap lebih banyak minyak.
Goreng sampai bagian bawah berwarna kuning keemasan, kemudian balik.
Lanjutkan menggoreng sampai kedua sisinya matang dan terasa renyah.
7. Tiriskan
Angkat bakwan setelah warnanya sudah kuning kecokelatan.
Tiriskan dengan posisi berdiri atau letakkan di atas rak peniris jika ada. Cara ini membantu minyak berlebih turun sehingga bakwan tidak terlalu berminyak.
Sebaiknya jangan langsung menumpuk bakwan yang baru matang karena uap panas yang terperangkap bisa membuat permukaannya lebih cepat lembek.
Rahasia Bakwan Agar Tidak Cepat Lembek
Ada beberapa hal yang cukup menentukan hasil bakwan.
Gunakan sedikit tepung beras
Tepung beras membantu memberikan tekstur yang lebih renyah. Tidak perlu terlalu banyak karena jika berlebihan, bakwan justru bisa terasa keras.
Untuk 150 gram tepung terigu, dua sendok makan tepung beras sudah cukup untuk resep ini.
Jangan membuat adonan terlalu encer
Adonan yang terlalu banyak air membuat kandungan air dalam bakwan lebih tinggi. Akibatnya, setelah dingin, teksturnya lebih cepat kehilangan kerenyahan.
Lebih baik tambahkan air sedikit demi sedikit.
Pastikan minyak sudah panas
Ini salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi.
Kalau adonan dimasukkan ketika minyak belum panas, bakwan akan menyerap minyak lebih banyak dan hasil akhirnya terasa berat.
Jangan terlalu sering membolak-balik
Cukup balik bakwan ketika bagian bawah sudah mulai kokoh dan berwarna kuning keemasan.
Terlalu sering membalik membuat adonan lebih mudah hancur.
Jangan menumpuk bakwan panas
Setelah diangkat, berikan sedikit ruang agar uap panas bisa keluar.
Kalau bakwan langsung ditumpuk, uap dari bakwan yang masih panas dapat membuat bagian yang renyah menjadi lebih cepat lembek.
Sayuran Apa yang Bisa Digunakan?
Bakwan tidak harus menggunakan wortel dan kol saja.
Beberapa sayuran lain yang bisa ditambahkan antara lain:
- Jagung manis
- Tauge
- Daun bawang lebih banyak
- Buncis
- Kucai
- Labu siam yang diiris tipis
Namun, jangan memasukkan terlalu banyak sayuran berair karena bisa membuat adonan menjadi lebih basah.
Jika ingin menggunakan tauge, tiriskan terlebih dahulu agar air yang masuk ke adonan tidak terlalu banyak.
Bisa untuk Jualan?
Bisa.
Bakwan sayur termasuk salah satu gorengan yang bahan dasarnya relatif sederhana. Kalau ingin membuatnya untuk dijual, yang perlu diperhatikan bukan hanya rasa tetapi juga ukuran dan konsistensinya.
Sebaiknya gunakan sendok atau cetakan dengan ukuran yang sama agar setiap bakwan memiliki ukuran yang hampir seragam.
Adonan juga sebaiknya tidak dibuat terlalu lama sebelum digoreng karena sayuran akan mengeluarkan air. Jika adonan didiamkan terlalu lama, teksturnya bisa berubah menjadi lebih encer.
Untuk jualan, Anda juga bisa membuat ukuran sedikit lebih kecil sehingga satu adonan dapat menghasilkan lebih banyak buah.
Cara Membuat Bakwan Lebih Gurih
Kalau ingin rasa yang lebih kuat, beberapa bahan tambahan bisa digunakan.
Anda bisa menambahkan sedikit udang rebon yang sudah dihaluskan. Aromanya cukup kuat sehingga penggunaannya tidak perlu banyak.
Alternatif lainnya adalah menambahkan sedikit bawang putih ekstra atau kaldu bubuk sesuai selera.
Jika ingin rasa yang lebih segar, daun bawang dan seledri bisa ditambah.
Namun, jangan memasukkan terlalu banyak bumbu sekaligus. Bakwan yang enak justru biasanya memiliki rasa gurih yang sederhana dan aroma sayuran yang masih terasa.
Bakwan Lebih Enak Dimakan dengan Apa?
Bakwan sayur paling sederhana disajikan bersama cabai rawit.
Kalau tidak terlalu suka pedas, bisa dibuatkan sambal kacang atau saus sambal.
Bakwan yang baru matang juga enak dijadikan teman minum teh atau kopi. Untuk menu makan, bakwan bisa disajikan sebagai lauk tambahan bersama nasi dan sambal.
Cara Menyimpan Bakwan
Bakwan paling enak memang dimakan ketika masih hangat.
Jika ada sisa, jangan langsung dimasukkan ke wadah tertutup ketika masih panas. Tunggu sampai uap panasnya berkurang.
Untuk mengembalikan kerenyahan, bakwan yang sudah dingin bisa dipanaskan kembali menggunakan oven, air fryer, atau wajan tanpa banyak minyak.
Memanaskannya kembali dengan cara yang tepat biasanya menghasilkan tekstur yang lebih baik dibandingkan hanya membiarkannya pada suhu ruang.
Pertanyaan yang Sering Ditanyakan
Kenapa bakwan saya cepat lembek?
Penyebabnya bisa bermacam-macam, mulai dari adonan yang terlalu encer, minyak kurang panas, terlalu banyak sayuran berair, sampai bakwan langsung ditumpuk ketika masih panas.
Apakah tepung beras wajib digunakan?
Tidak wajib. Bakwan tetap bisa dibuat hanya dengan tepung terigu. Namun, sedikit tepung beras dapat membantu menghasilkan tekstur yang lebih renyah.
Kenapa bakwan menyerap banyak minyak?
Salah satu penyebabnya adalah minyak belum cukup panas ketika adonan dimasukkan. Wajan yang terlalu penuh juga dapat membuat suhu minyak turun.
Bolehkah adonan bakwan disimpan?
Sebaiknya adonan tidak disimpan terlalu lama setelah sayuran dicampurkan karena sayuran dapat mengeluarkan air dan mengubah tekstur adonan.
Apakah bakwan bisa dibuat tanpa telur?
Bisa. Resep ini memang tidak menggunakan telur sehingga tetap bisa menghasilkan bakwan yang renyah dengan teknik penggorengan yang tepat.
Penutup
Membuat bakwan sayur yang renyah sebenarnya tidak membutuhkan bahan yang aneh-aneh. Yang lebih penting adalah menjaga kekentalan adonan, memastikan minyak cukup panas, dan tidak memasukkan terlalu banyak adonan sekaligus ke dalam wajan.
Kalau baru pertama kali membuatnya, jangan langsung membuat adonan dalam jumlah besar. Coba goreng satu buah terlebih dahulu. Dari hasil percobaan itu, kita bisa melihat apakah adonan perlu ditambah tepung atau air sebelum semuanya digoreng.
Dengan cara sederhana tersebut, bakwan bisa dibuat sesuai selera—mau lebih tipis dan renyah, atau sedikit lebih tebal dengan bagian dalam yang tetap lembut.
Terimakasih sudah mampir, jangan lewatkan resep menarik lainnya dari kami🙏
